Rayakan Ulang Tahun di Hotel, Seorang Pria Tewas Diduga Usai Pesta Miras
2 menit baca623 kali dibaca

Penulis: Nancy
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Pesta ulang tahun di sebuah hotel berbintang di Kota Samarinda berakhir dengan hilangnya nyawa, itulah yang terjadi Minggu (28/5/2023) pagi tadi.
Pukul 06.54 WITA pagi tadi, seorang pria ditemukan tewas di dalam kamar hotel setelah sebelumnya dikabarkan bersama teman-temannya merayakan ulang tahun dan menenggak tiga botol minuman keras (miras).
M Arif Darmawan teman almarhum mengatakan, dirinya bersama almarhum serta keempat rekannya yang lain, hanya ingin menghibur diri dengan menginap di sebuah satu hotel berbintang di Kota Tepian.
"Awalnya kami mau ke pub (tempat hiburan) tetapi karena duit tidak cukup kami memilih di hotel saja dan beli minuman (miras)," sebut Arif kepada Korankaltim.com pagi tadi.
Arif sendiri mengaku belum lama mengenal almarhum. "Baru kenal juga dan ketemu juga baru beberapa kali. Kami berenam di kamar, tiga laki-laki tiga perempuan, sekalian rayakan ulang tahun saya," sambungnya.
Sekitar pukul 02.00 WITA dini hari, dua teman Arif pulang terlebih dahulu. Saat itu Arif melihat almarhum sudah tak sadarkan diri. Pagi hari saat bangun pagi ada temannya lagi yang berpamitan untuk pulang.
"Teman saya bangun duluan, sekitar jam 6, dia pamit mau pulang, setelah itu saya coba bangunkan almarhum tetapi tidak respon dan saya pegang badannya dingin, dari mulutnya keluar busa," sebut Arif.
Mereka berinisiatif melapor ke Polsek Samarinda Ulu dan Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda yang langsung datang untuk melakukan penyelidikan.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Samarinda Ulu Kompol Kustiana mengatakan saat ini mereka masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti.
"Ini masih diselidiki, yang jelas informasi awal almarhum diundang temannya untuk rayakan ulang tahun, ada sisa kue tart dan juga tiga botol bekas miras di dalam kamar hotel," ujar Kustiana.
Identitas almarhum sendiri belum diketahui dan saat ini masih dicari, serta mencoba menghubungi pihak keluarga almarhum, melalui ponselnya.
"Ini masih kami cari dan jenazah sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum," tutup Kustiana.
Editor: Aspian Nur










