"Saya cemburu, terus saya tikam disitu, setelah itu dia lari, saya kejar, sampai di kebun, saya tikam berkali-kali," katanya saat diwawancara awak media Senin (3/4/2023) hari ini.
Ia pun mengaku tak mengetahui bawah istrinya tersebut telah menikah lagi dengan pria lain, pasalnya dirinya memang jarang pulang.
"Saya tidak tahu, komunikasi ya lancar saja dan selalu kirim uang. Makanya, saya kaget, kok ada laki-laki dikamarnya," sebutnya.
"Kalau menikah sudah sekitar 4 tahun dan terakhirnya bertemu itu tiga bulan lalu, sebelum kejadian," sambungnya.
Saat datang ke Samarinda dirinya bertujuan untuk mengambil uang arisan, sebanyak Rp 6 juta, yang disetorkannya ke RW yakni Rp 300 perbulan. "Tujuan mau ambil uang arisan," sebutnya.
Disinggung, alasan ia membawa senjata tajam (sajam) jenis badik tersebut, ia mengaku memang selalu membawa kemana-mana.
"Saya memang selalu bawa, kan kerja di hutan. Kalau kerjaannya nyenso," pungkasnya.
Editor: Rusdianto