"Iya, tetapi saya tidak tahu kenapa, kok malah saya lepas rem tangannya, dan posisi kaki masih satu diatas. Jadi, belum sempat naikkan handle rem, saya langsung terlempar, pintu mobil itu terbuka," ungkap Sutrisno saat ditemui di lokasi Selasa (10/1/2023) hari ini.
Ia mengaku saat itu hendak memperbaiki gandan, dimana saat itu dirinya sempat mendonkrak, tetapi terlepas.
"Saya dongkrak, tetapi terlepas, karena posisinya saat itu turunan curam, makanya langsung meluncur bebas, untung saja ada pohon menahan, ya kalau tidak kena rumah warga dibawah," tandasnya.
Kemudian, warga sekitar pun langsung memposting dimedia sosial (medsos) dan akhirnya tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda pun langsung menuju ke lokasi, untuk melakukan upaya evakuasi mobil tersebut.
Untuk proses evakuasi mobil sendiri, memakan waktu kurang lebih 4 jam, mulai pukul 08.30 WITA hingga pukul 12.30 WITA, dengan menggunakan dua mobil off road dari komunitas Sabtu Ceria, yang mana merupakan klub Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli.
Untuk teknisnya sendiri, dengan cara satu mobil menarik dan yang satu menahan, dengan menggunakan tali tambang.
"Iya teknisnya ya tarik ulur begitu, satu yang menahan satu yang menarik," ungkap Kabid Pemadan dan Penyelamatan Disdamkar Kota Samarinda, Teguh Setya Wardana yang diwawancara usai evakuasi hari ini.
Untuk kendala dalam evakuasi sendiri diakuinya cukup rumit, pasalnya kondisi mobil yang berada di 45 derajat, yang tertahan pohon.
"Jadi, mobil ini meluncur bebas sejauh kurang lebih 50 meter, ya untung saja ada pohon, kalau tidak langsung menghantam rumah warga dibawah," sebutnya.
Ditanya, bagaimana kronologis kejadian itu, Teguh mengungkapkan bahwa saat itu, tukang servis mobil ini sedang memperbaiki mobil, sekitar pukul 19.30 WITA tadi malam.
"Hand remnya tidak diaktifkan, makanya meluncur bebas, namun tertahan pohon. Ya alhamdulillah bisa dievakuasi, dengan menggunakan mobil off road dan kami mengucapkan trimakasi kepada komunitas Sabtu Ceria," pungkasnya.
Penulis: Nancy
Editor : Rusdi