Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Sungai Pinang AKP Noor Dhianto kepada Korankaltim.com siang tadi menjelaskan, berdasarkan keterangan warga Ramul sudah tidak terlihat selama dua hari.
Karena penasaran akhirnya warga melaporkan ke ketua Rukun Tetangg (RT) setempat dan bersama-sama mendatangi rumah Ramul. "Saat dipanggil dari luar rumah tidak ada respon, akhirnya RT dan warga pun mengintip dari jendela. Ternyata pas dilihat dia sudah tergeletak di depan pintu kamar. Warga langsung mendobrak pintu dan ternyata Ramul sudah meninggal dunia," kata Noor Dhianto.
Unit Inafis Polresta Samarinda, PMI dan Polsek Sungai Pinang pun dihubungi untuk datang dan setelah tiba dilokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta melakukan evakuasi.
"Hasil olah TKP tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh almarhum. Posisi almarhum saat ditemukan diatas tubuhnya ada kabel kipas angin, dugaan sementara tersengat listrik. Kondisinya saat ditemukan sudah mulai membusuk," paparnya.
Jenazah Ramul pun langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD AWS untuk dilakukan visum. "Pihak keluarga menolak autopsi dan hanya dilakukan visum," tutup Noor Dhianto.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur