"Dari Unit Inafis melakukan olah TKP dan kemudian akan dianalisis. Kami cek, setelah itu akan disesuaikan dengan keterangan saksi-saksi di TKP," jelas Ary diwawancara usai kegiatan sore tadi.
Disinggung soal adanya unsur penganiayaan dalam insiden tersebut, perwira tiga melati tersebut belum bisa memastikan.
"Kami masih pelajari dulu, apakah ini laka lantas, penganiayaan, pengeroyokan atau lainnya, yang menyebabkan korban meninggal dunia," bebernya.
Ia pun menyebutkan, pihaknya pun telah melakukan autopsi terhadap jasad korban pada Kamis (10/11/2022) pagi.
"Iya, sudah diautopsi dan jenazah juga sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. Yang jelas ini untuk mengetahui penyebab korban meninggal apakah karena kecelakaan itu, atau lainnya, jadi kami masih tunggul hasilnya ya," sebutnya.
Yang jelas ia membenarkan jika sudah ada satu orang yang diamankan, diduga telah melakukan penganiayaan. "Sudah ada satu pelaku diamankan di Polsek Kota, diduga salah satu yang menganiaya," tutupnya.
Untuk diketahui, identitas korban diketahui bernama David Setiawan. Warga Jalan Pelabuhan, Gang Rombong, Kelurahan Pelabuhan, Kecamatan Samarinda Kota.
Dan berdasarkan rekaman video CCTV berdurasi 1 menit 26 detik yang beredar, korban mengendarai sepeda motornya, dengan kecepatan tinggi dan menabrak belakang mobil tengah parkir, dan membuat pengendara (korban) pun tergeletak, tertindih motor.
Ternyata, tepat dibelakang korban ada dua motor yang diduga mengejar, terlihat ada tiga pria, dengan dua motor dan satu berboncengan. Yang mana saat itu, pasca kejadian ketiga pria tersebut turun dari R2 mereka dan langsung menendang dan memukul korban, yang saat itu tidak berdaya, setelah itu langsung pergi, meninggalkan korban.
Penulis: Nancy
Editor : Rusdi