Menurut Tarsi, aksi nekat mantan istrinya itu dilatarbelakangi rasa tak puas atas pembagian harta goni-gini, pasca keduanya bercerai sebulan lalu.
"Setelah pisah, saya sudah memberikan uang sekitar Rp15 juta," katanya.
Setelah bercerai dan pembagian harga gono-gini, Tarsi mengaku kerap diteror oleh mantan istrinya.
"Dia bilang, saya tidak terima, pokoknya kamu harus hancur, begitu katanya," ujar Tarsi yang ditemui di lokasi kejadian.
Tarsi pun menyebutkan sesaat sebelum angkot yang dipakainya untuk mencari nafkah itu dibakar, mantan istrinya ini sempat mendatangi rumahnya tanpa mengatakan sepatah kata pun.
"Dia ketok pintu, pas saya buka dia diam saja, gak ada ngomong, setelah itu saya tutup pintu, dan saya dengar suara pintu mobil (angkot) dibuka, saat keluar angkot saya sudah terbakar dan dia sempat berdiri di samping angkot, kemudian kabur pas lihat saya," tandasnya.
Kapolsek Sungai Pinang AKP Noor Dhianto melalui Kanit Reskrim Ipda Bambang mengatakan saat ini pihaknya masih meminta keterangan dari pemilik angkot terkait kronologis kejadiannya.
"Ini masih kami mintai keterangan dulu, motifnya sebenarnya apa," singkatnya.
Penulis: Nancy
Editor: Supiansyah