Saat itu dari dalam bunker tiba-tiba keluar kepulan asap putih dan api menyambar. Sang bapak yang berusia 51 tahun saat itu berada di palka bunker, sehingga terkena semburan api dari dalam sementara anaknya yang berusia 20 tahun berada di dalam bunker.
Bapak dan anak berasal dari Balikpapan itu pun mengalami luka bakar dan langsung dilarikan ke RSUD IA Moeis untuk mendapatkan perawatan medis. Keterangan dari Korlap Posko 5 Disdamkar Kota Samarinda M Fadly, mereka mendapat laporan kejadian itu dan langsung mendatangi lokasi kejadian.
"Mereka sedang menguras untuk membersihkan bunker menggunakan mesin blower. Di dalam bunker suhunya panas, seharusnya dikeluarkan dulu udaranya karena bekas bahan bakar. Karena blower nyala terus dari pagi tidak tahu bagaimana langsung keluar asap putih tebal dari dalam, mungkin karena panas terbakar," jelas Fadly kepada Korankaltim.com saat ditemui di lokasi kejadian.
Disdamkar langsung melakukan penyemprotan untuk memastikan tak ada percikan api. "Saat dikuras bunker dalam kondisi kosong, tetapi masih ada sisa BBM Pertalite-nya. Seharusnya blower itu diistirahatkan dulu. Kami langsung melakukan penyemprotan air ke dalam bunker," sebut Fadly lagi.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur