Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kasat Lantas Kompol Creato Sonitehe Gulo saat dikonfirmasi Rabu (3/8/2022) sore tadi menjelaskan hal ini. "Kami masih mendalami terkait keterlibatan kendaraan lain soal dugaan tersenggol kendaraan lain," ujar Gulo.
Yang jelas dari hasil penyelidikan fakta-fakta awal, pengendara motor ini berjalan lurus, kemudian kehilangan kendali hingga mengarah ke kiri dan langsung membentur bagian belakang truk parkir antre BBM.
"Fakta awal dilapangan pemotor kehilangan kendali dan mengarah ke kiri kemudian langsung menghantam bagian belakang truk," paparnya.
Ditanya soal apakah sopir diamankan, Gulo menyebutkan hingga saat sang sopir masih dimintai keterangan. "Sampai saat ini masih kami mintai keterangan, untuk kendaraan yang terlibat sudah kami amankan baik truk maupun sepeda motor. Kalau saksi yang dimintai keterangan, hingga saat ini sudah dua orang, saksi di TKP selain sopir," sebut Gulo lagi.
Diberitakan sebelumnya, Aditya Rinaldy meninggal dunia di Jalan Pengeran Suryanata karena menabrak belakang truk Nopol DA 8503 BL yang dikemudikan Pramono yang saat itu tengah parkir mengntre BBM.
Akibat insiden tersebut pemotor tersebut tewas dan mengalami luka berat di kepala, sedangkan motor mengalami ringsek dibagian depan. Aditya langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis, tetapi nyawanya tak tertolong.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur