Annisa, saksi di lokasi kejadian kepada Korankaltim.com sore tadi menjelaskan, saat itu dirinya hendak memberitahu Ica ada pelanggan yang ingin membeli di tokonya tersebut.
"Saya sempat dengar teriakan dia (Ica memanggil nama saya dua kali, Anisa Anisa, terus saya lihat ke dalam dia terbaring, saya kira ngelindur (mengigau saat tidur)," ujar Annisa.
Namun setelah wanita 22 tahun itu hendak membangunkan Ica, ia heran karena posisi almarhumah terbaring tidak berubah dari awal ia melihat. Saat disentuh tubuh Ica juga sudah dingin.
"Pas mau saya bangunkan tidak ada respon, langsung saya keluar cari bantuan ke stand ojek. Setelah dicek warga yang datang, tubuhnya masih terasa ada aliran listrik dan dia sudah tidak bernyawa. Kami langsung hubungi layanan polisi 110," sebut Annisa lagi.
Tak lama personel Beat 110 pun tiba dilokasi menyusul Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda untuk melakukan olah tempat kejadian dan pemeriksaan awal pada jasad almarhumah Ica.
"Dari hasil pemeriksaan jasad almarhumah tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, diduga dia tersengat listrik karena tidak sengaja menyentuh kabel stop kontak yang telanjang," ungkap Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kasubnit Inafis Aiptu Harry Cahyadi.
Saat ini jenazah Ic sudah diambil pihak keluarga dan telah membuat surat keterangan menolak dilakukan visum.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur