Informasi yang diterima Korankaltim.com, yang bersangkutan berinisial A ini sudah dibawa ke Polres Kukar untuk kepentingan pemeriksaan. Kasatreskrim Polres Kukar AKBP Gandha Syah Hidayat membenarkan hal ini.
"Sementara pelaku sudah kami amankan dan masih dalam pendalaman secara intensif," kata Gandha lewat pesan singkat kepada Korankaltim.com.
Hingga saat ini masih belum jelas motif dari yang bersangkutan menyebar sejumlah surat teror ke masjid dan sejumlah langgar.
Sebelumnya diberitakan, Masjid Al-Mizan Desa Loh Sumber, Kecamatan Loa Kulu diteror sebuah surat ancaman kepada pengurusnya. Penulis surat tersebut meminta pihak masjid untuk menyediakan sejumlah uang sejak hari ini (30/5/2022), dia mengancam akan membunuh salah satu pengurus atau panitia masjid jika permintaannya itu tidak dituruti.
"Siapkan di atas mimbar, dan pintu masjid tidak lagi dikunci. Kalau tidak siap, salah satu panitia ada yang akan aku bunuh. Aku orang paling kejam, dan aku bisa menjadi orang paling baik," ujar si penulis surat teror ini.
Selain itu, penulis memberitahukan bahwa grup atau kelompoknya ini berjumlah sebanyak 3.000 orang yang dipimpin orang bernama Jinral Nurdin asal Balikpapan di bawah kekuasaan Abu Bakar. Entah kelompok apa yang disebutkan si penulis surat ini, yang jelas dia meminta uang yang dimintanya sudah ada pada tanggal 1 Juni 2022 ini.
"Karena ini serius, masjid Samarinda, Tenggarong, Balikpapan," ujarnya menutup isi surat tersebut.
Fenomena surat ancaman ini juga ditemukan di masjid-masjid lain di Loa Kulu, Tenggarong, juga Loa Janan. Sejauh ini surat tersebut ditemukan di Masjid Istiqomah Loa Duri Ilir dan Langgar Al Fajar di Desa Jembayan Loa Kulu, Masjid Al-Magfirah Kelurahan Melayu, Tenggarong.
Pengurus Masjid Al-Mizan melaporkan kejadian ini ke Polsek Loa Kulu. Pihak kepolisian juga tengah melakukan penyelidikan. Video dari CCTV di Masjid Istiqomah Loa Duri menampakan seseorang yang menaruh surat tersebut di sekitar sajadah imam.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Supiansyah