"Iya, dia (AR) datang ketempat saya dan menawarkan 100 tabung tiga kilo, tapi bayar adminnya 250 ribu rupiah. Tadi dia datang ambil uangnya ke lapak buah saya," jelas Joni saat ditemui Korankaltim.com Kamis (5/5/2022) siang tadi di Polsek Sungai Pinang.
AR meyakinkannya dirinya karena menggunakan atribut Pertamina, mulai dari pakaian hingga ID Card atau tanda pengenal. "Dia ngakunya dari Pertamina langsung dan ini merupakan program dari Ahok (Basuki Tjahaja Purnama, Komisaris Pertamina)," sebut Joni lagi.
Tak lama kemudian AR pergi dan Joni didatangi kenalannya yang melihat kedatangan AR kemudian memberita tahu kalau apa yang dilakukan AR adalah tindak penipuan.
"Saya diberi tahu kenalan karena ada juga yang kena tipus di Lempake. Saya datangin ke kosnya (AR) di kawasan Lempake Gang Margo, info dari tetangga saya dia tinggal disitu sudah tiga hari. Jadi disana kami amankan dia bersama warga lainnya. Dia sempat mau kabur. Rumah saya juga tidak jauh dari situ," papar Joni.
Diberitakan sebelumnya, AR beraksi di Kota Samarinda menawarkan tabung gas elpiji tiga kilogram yang memang sempat langka beberapa hari lalu. AR menawarkan kepada warga dan pedagang seharga Rp18 ribu.
Dalam aksinya tersebut, untuk menyakinkan sasarannya AR menggunakan atribut pengkap berlogo Pertamina, mulai baju, ID Card, brosur hingga kuitansi. AR diringkus pagi tadi di Jalan DI Pandjaitan dan informasinya sudah ada enam orang yang berhasil dikelabui AR.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur