Nur Aqila menyusul ibu dan kakak serta keluarga lainnya yang sudah lebih dulu berpulang saat kejadian berlangsung. Jenazah gadis malang tersebut berada di kamar jenazah bersama sang ayah Amiruddin juga keluarga lainnya.
Humas RSUD AWS dr Arsya Andhina kepada Korankaltim.com menyampaikan kabar duku tersebut petang tadi saat dikonfirmasi. "Iya benar, meninggalnya jam 17.35 WITA tadi di ruang PICU" kata Arysa singkat.
Seperti diketahui, pukul 04.45 WITA pada hari Minggu jelang saat umat muslim sedang menyantap sahur, musibah kebakaran terjadi di Jalan AW Syahranie RT 14 Kelurahan Gunung Kelua Kecamatan Samarinda Ulu, melahap tiga ruko dan mengakibatkan 7 orang meninggal dunia karena terjebak di dalam ruko.
Saat itu, Amiruddin yang berjualan sembako tidak berada di dalam rumah, pergi ke pasar untuk membeli barang yang akan dijual di warung miliknya. Kebakaran sendiri diawali dari ditabraknya bensin eceran oleh Toyota Hilux KT 8502 NN warna putih yang dikemudikan RI dimana percikan api membuat ruko terbakar.
Adapun mereka yang meninggal dunia dalam musibah tersebut yaitu Kiki Resky (34 tahun/istri Amiruddin), Muhammad Lutfi Ardana (15/anak), Siti Arabia (53/ibu mertua), Sri Anni Rahayu (24/adik ipar), M. Wahyu (20/adik ipar), Aliya (15/adik ipar) dan Ani (18/pekerja) dan terkahir Nur Aqila Zahra.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur