"Saya dengan orang teriak api, dan lihat api sudah
besar, apinya di tengah-tengah di lapak jualan telur," tuturnya.
Kemudian melihat api yang sudah membesar, ia pun bergegas
menutup dagangan tersebut. "Saya langsung lari, takut juga dan menyelamatkan motor
saya," singkatnya.
Humas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar)
Kota Samarinda Heri Suhendra mengatakan
awal mula petugas mendapatkan informasi jika di Jl Manunggal 1, telah terjadi
musibah kebakaran.
"Posko terdekat langsung diturunkan dari posko 9, 5,
dan 4 serta dibantu dengan relawan Samarinda untuk melakukan upaya
pemadaman," tuturnya.
Terkait dengan asal api, Heri menyebutkan dari keterangan
saksi di lapangan jika asal api dari salah satu kios, yakni lapak penjual
telur. "Informasinya asal api dari atap (plafon) di lapak
telur," ujarnya.
Akibat musibah tersebut setidaknya sekitar lima kios
terbakar, yakni dua lapak penjual ikan dan tiga lapak sembako.
"Itu ada tiga kepala keluarga yang tinggali, dengan
total sembilan jiwa. Untuk kendala, akses jalan sempit dan ditambah dengan
banyak warga yang berkerumun untuk menonton," terangnya.
Musibah kebakaran ini masih dalam penyelidikan aparat
kepolisian.
Penulis: Nancy
Editor: Supiansyah