Hingga akhirnya salah satu kerabat korban bernama Mangko Dongoran (54) mendengar kabar itu, dia kemudian mendatangi kediaman korban untuk memeriksa keadaannya sekitar pukul 19.30 WITA.
"Keluarganya korban sempat telepon, tapi tidak diangkat. Baru dicek ke rumah situ," terang Kapolsek Tenggarong AKP Yasir, Senin (4/4/2022).
Akhirnya Mangko memberanikan diri untuk masuk ke dalam rumah tersebut.
Dalam keadaan gelap gulita, terlihat sosok yang terbaring di lantai dekat meja makan. Begitu dipastikan, keadaannya sudah tak bernyawa dan sudah dalam kondisi membusuk. Menurut pengakuan Mangko, terakhir kali dirinya berkomunikasi via telepon bersama korban sekitar enam hari yang lalu.
Kemudian hal ini dikabarkan Mangko ke Ketua RT setempat untuk dilaporkan ke pihak berwajib. INAFIS Satreskrim Polres Kukar kemudian datang ke lokasi untuk memeriksa kondisi badan korban.
Menurut pemeriksaan, ini bukanlah kematian yang janggal. Pasalnya tidak ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada tindak pidana di tubuh korban. Kemudian menurut penuturan anak korban, Kerieleson Erfantio Sitinjak (14) menyebutkan ayahnya memiliki riwayat penyakit jantung.
"Memang dia punya penyakit kan, riwayat penyakit jantung," sebutnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Supiansyah