Peristiwa ini berawal saat Fransisca sedang membeli hati ayam di sebuah lapak di kawasan Siradj Salman.Karena jarak dirinya membeli dengan motor tidak jauh, ia pun tak lantas mencabut kunci kontak dari motor.
Situasi itu ternyata dipantau Guruh Roy Peter Yohanes. Pria 36 tahun itu langsung membawa kabur motor IRT tersebut, tetapi diketahui oleh Fransisca yang sempat memegang motornya tersebut.
Guruh sudah lebih dulu menyalakan mesin dan langsung tancap gas, alhasil wanita itu terseret hingga sejauh kurang lebih 100 meter dan langsung berteriak maling.
"Jarak saya parkir dengan lapak itu dekat, makanya kunci kontak tidak saya cabut. Sementara membeli ada yang dorong motor saya sambil lari, ya spontan saya kejar," kata Fransisca saat ditemui di Mako Polsek Samarinda Ulu Minggu (27/3/2022) hari ini.
"Dia belum naik ke motor dan belum dinyalakan, pas dia naik langsung nyalakan mesin, saya terjatuh dan terseret di aspal, kemudian terlepas," paparnya.
Fransisca langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Samarinda Ulu, untuk membuat laporan. "Saya buat laporan dan diminta untuk visum ke rumah sakit, setelah kembali lagi ke polsek," tandasnya.
Guruh sendiri kabur namun berhasil diamankan oleh relawan Kota Samarinda di Jalan Ring Road III, tepat di depan Lembaga Arsip Negara (LAN), yang kemudian langsung digelandang ke Mako Polsek Samarinda Ulu untuk di proses lebih lanjut.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur