Saat tahu asal kepulan asap tersebut, ia pun terkejut, karena api sudah membesar dan langsung meminta bantuan melalui handy talky (HT).
"Saya datang api itu sudah besar, karena memang angin kencang, sehingga api menjalar ke mana-mana," singkatnya.
Humas Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda Hery Suhendra mengatakan terdapat dua bangunan terdiri dari satu rumah tunggal, satu pintu rumah bangsal, dan tempat usaha moulding yang terbakar.
"Ada dua kepala keluarga (KK), yang ditempati delapan jiwa. Untuk dugaan sementara informasi korsleting listrik, tetapi pastinya dalam penyelidikan polisi," ujarnya.
Berdasarkan keterangan saksi, kata Heri, titik api diduga berasal dari tempat usaha moulding kayu.
Dalam upaya pemadaman tadi malam, pihaknya menerjunkan tujuh armada damkar dan 20 mesin portable milik milik relawan.
"Kurang lebih satu jam, api dapat dikuasai oleh petugas dan teman-teman relawan. Kendala jalan masuk gang sempit dan minim sumber air. Tetapi, alhamdulillah bisa dipadamkan," pungkasnya.
Penulis: Nancy
Editor: Supiansyah