Ironisnya, saat kejadian sang sopir Muhammad Halim sedang tertidur di dalam angkotnya. Akibat insiden ini nyawa pria tersebut tak tertolong, karena mengalami luka parah di bagian kepala.
Seorang saksi mata, Wenky yang juga driver online mengatakan tak melihat persis kecelakaan tersebut.
Dirinya hanya mendengar suara benturan yang keras dan langsung mengecek asal bunyi tersebut. Ia melihat sebuah mobil telah menabrak sebuah pintu rumah toko (ruko).
"Ya, jarak mobil saya dengan TKP tidak terlalu jauh, pas saya lihat mobil triton putih menabrak pintu ruko. Saat itu pengemudinya mau pergi, tetapi tidak sadar kalau as roda depan mobilnya patah," ungkap pemuda 24 tahun tersebut.
Ia menambahkan jika pengemudi tersebut tiba-tiba langsung berpindah ke kursi penumpang dan keluar dari mobil. Saat itu, si pengemudi pun berkata 'mana sopir saya'.
"Ngomongya ngelantur begitu, dan saat saya dan warga melihat ke arah belakang pengemudi ini sebelumnya, menabrak sebuah angkot warna merah, yang ternyata di dalam angkot ada sopirnya," tandasnya.
Setelah itu sekitar pukul 04.30 WITA, pihak kepolisian, Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) serta PMI tiba di TKP, untuk membantu evakuasi korban yang berada di dalam angkot tersebut.
Proses evakuasi, mengalami sedikit kendala, tubuh sopir angkot tersebut terjepit di antara kursi penumpang, beruntung petugas berhasil mengatasinya dan korban dibawa ke kamar jenazah RSUD A.W.Sjahranie.
Selanjutnya Unit Satlantas Polresta Samarinda melakukan olah TKP dan pengemudi mobil triton pun langsung diamankan.
Penulis: Nancy
Editor : Bambang Irawan