Salah seorang karyawan Firman mengaku mendapat kabar dari rekan kerjanya, jika toko handphone telah dibobol maling.
"Saya dapat infonya dari teman saya dan dia tahunya dari adik pemilik toko," kata pemuda 24 tahun tersebut saat ditemui di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Jadi, adik pemilik toko ini pergi main futsal, dia yang tinggal di situ, pas pulang tengah malam jam 00.25 WITA toko sudah dibobol, ada 57 kotak isi handphone masih disegel, termasuk uang, tapi gak tahu berapa uangnya," sambungnya.
Ia menambahkan untuk kondisi toko mengalami kerusakan di plafon yang jebol." Yang rusak itu plafon saja," tandasnya.
Rabu (5/1/2022) Unit Inafis Polresta Samarinda bersama Polsek Samarinda Seberang tengah melakukan olah TKP, untuk mencari petunjuk-petunjuk, yang ditinggalkan pelaku.
Penulis: Nancy
Editor : Bambang Irawan