Diketahui peristiwa ledakan tabung gas elpiji tersebut terjadi Sabtu (25/12/2021) pagi tadi sekitar pukul 04.30 WITA.
Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Andika Dharma Sena melalui Kasubnit Inafis Aipda Harry Cahyadi mengatakan, hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan pagi tadi mendapatkan bukti ledakan tersebut berasal dari tabung gas 12 kg, yang mana gas ditransfer dari tabung elpiji 3 kg.
"Saat itu kedua karyawan) sedang melakukan pemindahan gas dari tabung 3 kilo ke tabung 12 kilo dan tabung 50 kg. Saat itu ada terjadi kebocoran, kemudian ketika menghidupkan alat elektronik yaitu kipas angina dan sound sytem, diduga ada percikan api saat mencolokkan ke listrik," kata Harry dikonfirmasi Korankaltim siang tadi.
Hal tersebut tambah Harry diperkuat dengan ditemukannya lima tabung gas elpiji ukuran 50 kilo dan puluhan tabung gas 3 kilo, timbangan, segel baru, selang dan regulator.
"Ddari barang bukti itu dugaan kuat ada kebocoran, pasalnya saat itu mereka dengan melakukan kegiatan mentransfer gas dari tabung tiga kilo ke 12 kilo," paparnya.
Adapun dua pekerja di tempat tersebut yaitu Faisal yang berusia 22 tahun mengalami luka bakar 12-15 persen, sedangkan Muhammad Agus Gunawan yang berusia 27 tahun mengalami luka bakar dibawah 10 persen.
"Dari keterangan dokter, mereka saat ini tengah mengalami operasi di RS SMC, akibat luka bakar tersebut," tutupnya.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur