Mendapat informasi itu, Parlin Kemudian keluar rumah berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar untuk memadamkan api.
Karena desa yang terletak di kawasan Delta Mahakam itu tidak memiliki mobil maupun alat-alat pemadam kebakaran, maka warga berupaya memadamkan api tersebut dengan alat seadanya. "Warga sekitar menggunakan ember untuk memadamkan api," terang Andi kepada Korankaltim.com Senin (13/12/2021) siang tadi.
Angin di kawasan tersebut cukup kencang, menyebabkan api terus membesar dan merembet ke tiga rumah di sekitarnya, yang diketahui dihuni oleh Sahrani, Ema dan Yunita Epen.
Berkat kerjasama warga setempat dan relawan MPA Desa Muara Pantuan, api berhasil dipadamkan pukul 01.00 WITA dini hari.
Rumah Parli rata dengan tanah, sementara rumah tiga warga di sekitarnya mengalami rusak ringan, tidak ada korban jiwa dan luka dalam musibah ini. Belum diketahui pasti penyebab dari kebakaran ini.
"Dugaan sementara korsleting listrik dari rumah yang pertama yang hancur itu," tuturnya.
Total kerugian atas musibah ini juga belum diketahui. Kendala yang dihadapi di lapangan adah lokasi kejadian yang berada di wilayah Delta Mahakam yang cukup jauh dan satu-satunya akses menuju kesana hanya menggunakan transportasi laut.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Aspian Nur