Atas permintaan keluarga, lanjut Octavianto, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Makroman, Kelurahan sambutan lewat jalur sungai dengan menggunakan perahu.
"Dengan ini operasi SAR kita tutup dan pencarian kita hentikan" tuturnya.
Sebelumnya, kapal klotok yang mengangkut beberapa pemancing mengalami kecelakaan di perairan Sungai Mariam, Kecamatan Anggana pada Minggu (29/8) dini hari.
Dua dari sembilan penumpang kapal tersebut hilang dalam insiden ini. Kasatpolair Polres Kukar AKP Teuku Zia Fahlevi menuturkan, dari keterangan motoris kapal klotok bernama Sarullah (44) kapal yang berangkat dari pelabuhan Kampung Kajang menuju lokasi mancing di kawasan Pulau Tiga tersebut tenggelam sekira pukul 04.45 WITA.
"Sekitar 25 menit setelah bertolak dari pelabuhan kampung kajang, kapal menabrak batang dan mengalami bocor," kata Zia.
Saat itu, sebagian penumpang berusaha menutup kebocoran. Sebagian lagi terus menguras air yang masuk ke lambung kapal. Upaya tersebut tak sampai, kapal karam sebelum berhasil ke tepian sungai.
Semua penumpang, lanjut Zia, berusaha menyelamatkan diri dengan berenang ke tepian. Namun hanya tujuh orang yang berhasil ke tepian, dua orang lainnya tenggelam.
Diketahui kedua pemancing yang hilang ini bernama Deni Alpiansyah (28) dan Hartono (30), warga Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda.
Setelah dilakukan pencarian, korban atas nama Denny Alfiansyah di temukan oleh unsur SAR Gabungan tidak jauh dari lokasi kecelakaan. "Korban ditemukan dalam kondisi MD (meninggal dunia, red), saat ini korban atas permintaan Keluarga dibawa ke rumah korban di Makroman," ungkapnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : Bambang Irawan