Setibanya di tempat itu, saksi melihat Gusti sedang duduk bersama dengan dua orang yang tak dikenalnya.
"Kemudian, saksi korban langsung menghampiri Gusti. Nah, hanya berselang 10 menit, tiba-tiba orang tidak dikenal ini mendorong saksi lebih dahulu ke sungai, tak lama saksi kembali mendengar ada yang terjatuh ke sungai," ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Melkianus Kotta malalui Koordinator Siaga SAR Samarinda, Riqi Efendi Selasa (17/11/2020).
Saksi yakin, ada orang lain yang juga didorong hingga terjatuh ke sungai sesaat setelah dirinya. "Tetapi, saksi ini tidak tahu, apakah Gusti yang terjatuh atau bukan, karena sempat dipanggil, tapi tidak menjawab," sambungnya.
Kemudian lanjut Riqi, setelah terjatuh, saksi berusaha untuk berenang dan memegang turap di Tepian Mahakam, hingga ke Intake PDAM dan kemudian naik.
"Setelah berhasil menyelamatkan diri, saksi ini melaporkan kejadian itu ke pihak yang berwajib, atas apa yang dia alami dan rekannya," terangnya.
Nah, setelah pihaknya mendapatkan laporan tersebut Basarnas bersama dengan tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI/Polri serta relawan Samarinda, melakukan upaya pencarian.
"Dan saat ini upaya pencarian oleh tim SAR gabungan masih dilakukan, dengan dilakukan penyisiran, di sekitar korban diduga tenggelam," tandasnya.
Diduga kuat, Gusti pemuda berusia 18 tahun menjadi korban didorong oleh orang tak dikenal tersebut.
Untuk ciri-ciri korban tenggelam, yakni menggunakan jaket biru agak gelap, celana pendek, tinggi 163 cm, berbadan sedang, dan rambut pendek lurus.
Penulis: Nancy
Editor : Rusdi