Kepala BPBD Paser Ruslan melalui Koordinator Lapangan Marwansyah kepada Korankaltim.com Rabu (2/4/2025) hari ini menjelaskan, mereka menerima permintaan pencarian anak yang hilang setelah diterkam buaya tersebut.
"Kami segera melakukan pencarian di Sungai Sulikiran setelah ada laporan anak berusia 13 tahun hilang setelah diterkam buaya," ujar Marwansyah.
Dari informasi yang disampaikan kakak si anak tersebut, dirinya bersama si adik sedang menguras air di perahu sekitar Pukul 17.00 WITA sore. Usai menguras air didalam perahu si kakak lebih dulu naik ke jembatan dermaga namun tak lama si kakak mendengar suara bendahara terjatuh ke air.
"Setelah mendengar suara tersebut si kakak menoleh kearah perahu dan sudah tidak melihat adiknya di atas perahu tersebut. Si kakak menduga adiknya tercebur iapun segera turun dan berenang untuk mencari adiknya, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil," papar Marwansyah.
Selanjutnya si kakak melapor kepada pihak terkait yang diteruskan kepada
BPBD Paser dan Polres Paser yang langsung bergerak ke lokasi dan melakukan pencarian namun belum menemukan keberadaan si anak yang diduga diterkam buaya tersebut. Upaya sempat dihentikan lantaran kondisi semakin malam.
Sejak pukul 08.00 WITA pagi tadi pencarian dilanjutkan. Sejumlah personel BPBD Paser dan Polres Paser bergerak menyisiri bagian sungai.
"Semoga upaya pencarian hari ini bisa membuahkan hasil," harap Marwansyah
Editor Aspian Nur