Sebuah truk pengangkut semen milik PT Karya Sejati dengan Nomor Polisi KT 8963 WT mengalami laka dengan menabrak jembatan di desa tersebut.
Kepada Korankaltim.com pagi tadi, Kapolres Paser AKBP Novy Adi Wibowo melalui Kapolsek Batu Sopang Iptu Harwanto menjelaskan kronologis kejadian.
"Truk itu mengangkut semen dari Kalimantan Selatan, setibanya di lokasi mengalami rem blong dan truk menabrak pondasi jembatan sampai ambruk," ucap Harwanto.
Ambruknya jembatan itu membuat ruas jalan nasional yang menghubungkan Kalimantan Timur - Kalimantan Selatan terputus.
Sebagai upaya antisipasi terhadap kemacetan panjang, aparat kepolisian berkoordinasi dengan PT Kideco Jaya Agung untuk menggunakan sementara jalur hauling yang biasa digunakan mengangkut batu bara.
"Sementara ini, kendaraan dialihkan melewati jalan hauling PT Kideco Jaya Agung untuk memastikan kelancaran lalu lintas karena Ambruknya jembatan di Desa Busui ini melumpuhkan akses lalulintas utama Kaltim-Kalsel," sebut Harwanto lagi.
Hingga saat ini aparat kepolisian bersama Badan Penyelamatan Bencana Daerah (BPBD), pemadam kebakaran, Satpol PP juga sasyarakat sekitar masih melakukan evakuasi terhadap kernet dan sopir yang terjebak didalam kabin truk.
"Evakuasi masih berlangsung. Dua orang yaitu pengemudi dan kernet truk terjebak di dalam kendaraan dan kini dalam proses penyelamatan oleh tim gabungan dari Polsek Batu Sopang dan instansi terkait," paparnya.
Masyarakat diimbau untuk berhati-hati saat melintasi jalur alternatif yang disiapkan dan berharap terputusnya jalur akses utama provinsi Kaltim- Kalsel tersebut juga bisa segera ditangani. "Kami harap masyarakat bisa bersabar, tentu ini juga akan menjadi perhatian berbagai pihak untuk bisa segera di tangani," ujar Harwanto.
Editor: Aspian Nur