Peristiwa Berdarah di Muara Komam Subuh Tadi, Dua Orang Kena Tikam, Satu Meninggal Dunia
1 menit baca3.861 kali dibaca

Penulis: Dwi Cahyo
KORANKALTIM.COM, TANA PASER – Penyerangan dengan senjata tajam dan menghilangkan nyawa terjadi di Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser Jumat (15/11/2024) pagi tadi pukul 05.00 WITA.
Dua orang di kecamatan tersebut diduga menjadi korban penyerangan berupa penikaman menggunakan senjata tajam (sajam) oleh orang tak dikenal.
Keduanya adalah AB dan R yang mengalami luka parah dan harus menerima dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panglima Sebaya Paser. Luka yang parah dialami R membuatnya kehilangan nyawa sementara AB dalam penanganan pihak rumah sakit.
Dikonfirmasi terkait hal itu, Kapolres Paser AKBP Novy Adi Wibowo menegaskan mereka masih melakukan identifikasi di lokasi kejadian.
"Kami masih melakukan penyelidikan, untuk korban sudah mendapat penanganan di rumah sakit," kata Novy kepada Korankaltim.com siang tadi.
Masyarakat diminta tetap menjaga kondusifitas lingkungan dan tidak terpancing dengan melakukan aksi anarkis.
“Kami harap masyarakat bisa tetap tenang dan kondusif, beri kami waktu untuk melakukan penanganan terhadap insiden ini," tegas Novy.
Insiden berdarah itu sendiri beredar di masyarakat utamanya grup WhatsApp dan jadi viral. Dalam video berdurasi 20 detik terekam suasana yang terjadi yang mana dari kalimat yang terdengar di video itu permintaan tolong.
“Minta tolong, minta tolong, ini jam setengah lima subuh, ada kejadian penembakan di Muara Kate, posko Muara Kate, ada dua korban yang jadi target,” kalimat yang terdengar di video itu.
Dalam narasi lain disebutkan peristiwa terjadi karena dua korban yang terluka merupakan anggota yang melakukan aksi kemanusiaan yaitu menghentikan pengangkutan batu bara atau stop hauling di Muara Kate dan mereka ditembak saat sedang tidur, hanya saja belum diketahui siapa yang melakukan penyerangan tersebut.
Editor: Aspian Nur










