Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui pasti penyebab kebakaran hebat yang terjadi sekitar pukul 12.00 WITA itu. Seperti diketahui, pada saat peristiwa terjadi, AH bersama istri sedang berada di dalam kios. Api semakin cepat membesar, lantaran di dalam kios juga terdapat bahan yang mudah terbakar termasuk stok Bahan Bakar Minyak (BBM).
Kepala Dinas pemadam Kebakaran (Disdamkar) Paser Lukman Dharma, menyampaikan, peristiwa itu diketahui setelah pihak tim pemadam kebakaran yang berada di Muara komam menerima laporan dari warga.
"Pada saat tim pemadam di Kecamatan Muara Komam menerima laporan kebakaran, tim langsung bergerak dengan regu piket menuju lokasi dan melakukan sterilisasi tempat guna pelaksanaan pemadaman," ujar lukman Dharma.
Api baru bisa dikendalikan setelah 3,5 jam melakukan pemadaman dengan mengerahkan tiga unit mobil tangki Damkar Kecamatan Muara komam. Meskipun tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun satu rumah milik AH ludes terbakar bersama kios BBM miliknya.
"Kami tidak mendapatkan informasi adanya korban jiwa, tapi melihat kondisi rumah dan kios milik korban saat ini sudah ludes terbakar," jelasnya.
Sementara itu, Kapolsek Muara Komam, Iptu Wahyudhi, menyampaikan, akibat peristiwa kebakaran tersebut, AH selaku korban menderita kerugian mencapai Rp400 juta.
"Untuk sementara total kerugian mencapai empat ratus juta rupiah, kami masih melakukan penyelidikan, terlebih lagi rumah tersebut berada di kawasan permukiman warga," ujarnya.
Dia juga mengatakan, api semakin mudah menyebar lantaran di lokasi banyak terdapat tabung gas dan juga drum berisikan BBM. Sementara itu, Sekretaris Camat Muara Komam, Agah Yudhistira menyampaikan, peristiwa tersebut terjadi sudah sepatutnya menjadi perhatian bersama. Untuk itu ia mengimbau seluruh masyarakat agar waspada dan lebih berhati-hati.
Editor: Maruly Z