Jenazah tersebut ditemukan setelah tim melakukan pencarian dengan radius 6 Km dari titik jembatan Putri Petong. Tepatnya pada jarak 2,5 Km atau di dermaga bongkar muat Desa Senaken sekira pukul 08.50 WITA, Senin (19/2/2024).
Korban merupakan mahasiswa yang semula diduga terjatuh dari Jembatan Putri Petong ke Sungai Kandilo pada Sabtu (17/2/2024) sekira pukul 23.30 WITA. Komandan Rescue BPBD Paser Marwansyah menyampaikan bahwa upaya pencarian dilakukan selama dua hari.
"Ditemukan di radius 2,5 kilometer dari TKP terjatuh di jembatan yakni dermaga atau pelabuhan bongkar muat Senaken," kata Marwansyah.
Korban ditemukan mengapung dengan tangan memegang ranting pohon. Sementara untuk kondisi badan masih utuh dan mengeluarkan aroma tidak sedap.
"Kondisi tubuh korban masih utuh, hanya saja ada sebagian badan yang bengkak," ungkapnya.
Pada upaya pencarian di hari kedua, pihaknya memulai lebih cepat, yakni sekira pukul 06.30 WITA karena kondisi arus air sungai Kandilo masih tenang. Selain itu, aktivitas warga yang menggunakan perahu kecil juga masih minim.
"Kalau pencarian yang kami lakukan sampai radius enam kilometer, tapi ditemukannya jenazah di radius 2,5 kilometer dari TKP jembatan," terangnya.
Sesaat setelah ditemukan, jenazah langsung di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panglima Sebaya. "Selanjutnya diserahkan pada pihak keluarga untuk dikebumikan," pungkasnya. (*/kk)
Editor: Maruly Z