Untuk diketahui, lomba yang dilaksanakan mulai 27 September hingga 7 Oktober 2023 tersebut diikuti puluhan penyanyi dangdut terbaik dari sejumlah kabupaten dan kota se-Kaltim. Hadir pada malam final Direktur Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada Badan Otorita IKN Nusantara, Muksin Palinrungi.
Pada kesempatannya dia mengatakan, ajang lomba ini adalah agenda rutin yang digelar Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia (PAMMI) Kaltim. "Kegiatan ini rutin dilaksanakan sebagai salah satu upaya PAMMI untuk mengembangkan potensi di daerah, terutama di bidang penyanyi dangdut," ucap Muksin.
Menurut Muksin, kontes ini merupakan salah satu sub sektor pada ekonomi kreatif yakni, seni pertunjukkan. Ia berharap kegiatan ini selain dapat menumbuhkan perkembangan ekonomi, juga dapat menumbuhkan sektor budaya di Paser.
"Kami harap kegiatan ini juga bisa dilaksanakan di Kabupaten Paser secara rutin, karena memang melalui kegiatan seperti ini dapat mendukung pertumbuhan perekonomian," terangnya.
Berkaitan dengan pelaksanaan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, ia berharap masyarakat Kabupaten Paser juga bisa turut mendukung hal tersebut. Terutama dalam hal pelestarian budaya dan pariwisata.
"Kabupaten Paser sebagai kabupaten penyangga IKN Nusantara, tentunya masyarakat juga diharapkan mendukung pembangunan IKN Nusantara, salah satunya melalui kegiatan pelestarian budaya dan pariwisata," pungkasnya.
Editor: Maruly Zainuddin