Pada kegiatan itu, Fahmi Fadli terpilih menjadi satu-satunya kepala daerah di Kalimantan yang menerima penghargaan Satyalancana Wira Karya Bidang Pertanian karena keberhasilan Paser dalam optimalisasi sektor pertanian.
Penghargaan diberikan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat pembukaan Penas KTNA dan Fahmi Padli menyebut penghargaan tersebut buah kerja keras bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD), maupun elemen masyarakat di Paser.
"Terimakasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam optimalisasi di bidang pertanian, hingga hari ini kita dianugerahi penghargaan Satyalancana Wira Karya," kata Fahmi.
Pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pada bidang pertanian. Hal tersebut juga dilakukan guna mempersiapkan Daerah sebagai mitra strategis dari Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
"Dengan puluhan ribu hektar lahan pertanian yang kita miliki, tentu wilayah kita bisa menyiapkan pangan bagi penduduk IKN Nusantara nantinya," sebutnya.
Selain itu, untuk memajukan pertanian di Paser pemerintah juga telah membentuk Peraturan Daerah (Perda) Perlindungan Lahan nomor 2 tahun 2021 tentang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).
Ditambahlagi, keputusan Bupati Paser Nomor 525/KEP-73/2022 tentang penetapan peta indikatif perlindungan dan pengelolaan areal dengan nilai konservasi tinggi pada kawasan peruntukan perkebunan di wilayah Kabupaten Paser.
"Berkat kebijakan itu, tentunya dapat membawa perubahan bagi pertanian kita, guna terwujudnya Paser MAS (Maju, Adil dan Sejahtera)," terang Fahmi.
Meskipun telah menerima Satyalencana Wira Karya, Fahmi Fadli tidak menginginkan upaya pembangunan berhenti karena masih perlu memikirkan upaya untuk membina petani lokal agar dapat menciptakan produk lokal yang berkualitas.
"Tidak boleh berpuas diri, masih banyak yang perlu kita lakukan dalam memajukan pertanian kita di Paser, petani-petani kita masih perlu dibina guna menciptakan produk-produk lokal yang baru dan berkualitas," tegas Fahmi.
Editor: Aspian Nur