Minggu (4/6/2023) siang kemarin pukul 12.45 WITA, seorang anak berusia 9 bulan yang berangkat naik perahu bersama keluarganya untuk mencari siput, sejenis keong, tenggelam di Sungai Apar karena perahu yang ditumpangi menabrak sebuah tunggul kayu dan terbalik hingga akhirnya tenggelam.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Paser Ruslan melalui Komandan Rescue BPBD Paser Marwansyah menjelaskan, mereka mendapatkan informasi ada warga yang tenggelam di Desa Seniung Jaya siang kemarin.
"Kami langsung menuju lokasi kejadian dan melakukan persiapan untuk melakukan upaya pencarian," ucap Kiwong, sapaan akrab Marwansyah kepada Korankaltim.com Senin (5/6/2023) pagi tadi.
Bersama Koramil Paser Belengkong dan Polsek Paser Belengkong juga dibantu warga sekitar, tim gabungan melakukan pencarian mulai pukul 17.40 WITA sore kemarin namun belum mendapatkan hasil.
"Sampai menjelang petang kami melakukan upaya pencarian, tapi masih nihil, karena terkendala dengan keterbatasan pandangan maka kami sepakat upaya pencarian dihentikan dan dilanjutkan jam sembilan pagi tadi," sebutnya.
Anak yang tenggelam tersebut pergi bersama keluarganya dan saat kejadian nenek si anak tersebut sempat menangkap cucunya namun terlepas dan tidak bisa lagi menangkapnya.
"Ada lima orang pergi mencari siput di sungai naik perahu tapi tenggelam karena perahunya menabrak tunggul. Anak itu tidak bisa berenang tapi sempat ditangkap sama neneknya, karena meronta akhirnya terlepas dan tenggelam sampai sekarang belum ditemukan," papar Kiwong.
Editor: Aspian Nur