Untuk melaksanakan pembinaan dan mengetahui secara langsung kondisi Desa Senipah tersebut. Kapolres Paser menggandeng Ikatan dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Paser didukung juga oleh Komunitas Vess Community. Melaksanakan Jelajah Senipah. Sabtu (11/3/2023).
Kapolres Paser AKBP Kade Budiarta menyampaikan, kegiatan jelajah senipah dilaksanakan sebagai salah satu bentuk sinergisitas antara Polres Paser dan elemen masyarakat dalam menjaga dan merawat Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
"Menjaga Kamtibmas perlu dilakukan secara bersama, salah satunya melaluinkegiatan jelajah Senipah ini," ucap AKBP Kade Budiarta.
Disampaikan bahwa, dalam kegiatan tersebut pihak Polres Paser dan IDI Kabupaten Paser melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan. Mulai dari pelaksanaan edukasi seperti, Pelaksanaan Mendongeng dan Permainan anak.
Kemudian dilaksnakan juga berbagai program kesehatan. Mulai dari Oemeriksaan Kesehatan, Sunat Masal, USG Kehamilan, Pelayanan Pencegahan Stunting, pelayanan Kesehatan Anak.
"Berbagai pelayanan kami coba untuk dekatkan kepada masyarakat, baik itu pelayanan kesehatan, pelaksanaan edukasi kepada masyarakat terutama dalam hal pencegahan dan penanganan stunting," jelasnya.
Sementara itu, Ketua IDI kabupaten Paser dr. Ahmad Hadiwijaya menyampaikan, kehadiran sejumlah dokter di desa senipah. Guna memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat di Desa Senipah.
"Pelayanan kesehatan kepada masyarakat di desa senipah dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan Hari Bakti Dokter Indonesia ke 115 tahun," ucap dr. Ahmad Hadiwijaya.
Ia mengaku dalam peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) Ke 115 tersebut. Pihaknya melaksanakan berbagai kegiatan. Saat ini dengan bekerjasama dengan pihak Polres Paser dan Vess Community. "Dengan jerjasama ini, kami bisa menjangkau masyarakat yang berada di Desa terpencil," ucapnya.
Untuk mencapai Desa Senipah Kecamatan Tanjung Harapan. Dari Tanah Grogot harus menempuh waktu sekurangnya lima jam, dengan kondisi jalan aspal sampai di kecamatan Batu Engau.
Selanjutnya perjalanan dilanjutkan dengan melintasi ruas jalan batu dan berlumpur. Dari Desa Mengkudu Kecamatan Batu Engau sampai di Desa Senipah, dengan waktu tempuh mencapai 4 jam.
"Jalan yang cukup ekstrim mengharuskan kami lebih berhati-hati saat berkendara, semoga saja kegiatan pelayanan kesehatan ini bisa diterima masyarakat dan masyarakat lebih antusias lagi memeriksakan kesehatannya," pungkasnya.
Editor: Rusdianto