Kabupaten Paser sendiri, memiliki sebuah peradaban yang perlu diperhatikan ditengah pesatnya pembangunan IKN Nusantara. Untuk itu melalui Kesultanan Paser, dilakukan upaya untuk mempertahankan dan melestarikan peradaban Paser.
Sultan Paser Ym. Aji Muhammad Jarnawi mengatakan, bangsa Indonesia terlahir dari peradaban. Untuk itu Kehadiran IKN di Kalimantan Timur sudah seharusnya turut serta mempertahankan peradaban Kalimantan Timur.
"Keberadaan Kesultanan Paser bertujuan untuk mempertahankan peradaban, Adat, Budaya Paser, untuk itu perlu juga kami sampaikan kepada Pemerintah dalam hal ini Badan Otorita pembangunan IKN untuk juga memberikan ruang untuk kelestarian peradaban Paser," ucap Aji Muhammad Jarnawi. Sabtu (4/3/2023).
Disampaikan juga, keberadaan peradaban Paser juga tidak bisa terlepas dari kehadiran peradaban dan budaya lainnya. Untuknitu, secara tegas ia mengatakan bahwa Kesultanan Paser bukalah sebagai sarana untuk dalam politik. Namun keberadaan Kesultanan Paser dengan berpedoman pada Kebhinekaan tetap berupaya melestarikan keberagaman kebudayaan di Kabupaten Paser
"Berbagai suku, ras dan budaya telah tumbuh dan berkembang di Kabupaten Paser, hal tersebut menyiratkan bahwa masyarakat Paser sangat menerima kehadiran kebhinekaan di Kabupaten Paser, semoga ini bisa menjadi faktor pendukung dalam melestarikan budaya dan peradaban di Kabupaten Paser," jelasnya.
Ia juga menyampaikan permohonan kepada Presiden RI Jiko Widodo melalui Badan Otorita IKN Nusantar. Untuk membangunkan istana Kesulatanan Paser, hak tersebut sebagai wadah bagi masyarakat untuk melestarikan budaya Paser.
"Dengan adanya istana kesultanan Paser, maka bisa menjadi perwujudan dalam melestarikan budaya Paser," pungkasnya.
Editor: Rusdianto