Terkait hal itu, Laskar Pertahanan Adat Paser (LPAP) Kalimantan Timur Minggu (26/2/2023) kemarin mendatangi lokasi titik Nol IKN Nusantara bersama ratusan anggota untuk melakukan deklarasi dukungan percepatan pembangunan di tempat tersebut.
Ketua LPAP Kaltim Noviandra menegaskan, LPAP Kalimantan Timur dan masyarakat adat Paser akan terus mendukung mengawal dan mengamankan pembangunan IKN. "Ini bentuk komitmen dari LPAP untuk pembangunan IKN di PPU agar tetap terjaga dengan baik," kata Noviandra kepada Korankaltim.com Senin (27/2/2023) siang tadi.
Konsep yang diterapkan oleh pemerintah dalam pembangunan IKN agar ekosistem tetap lestari relevan sehingga tetap terjaga kelestariannya.
"Pemerintah dalam pembangunan IKN menggunakan konsep smart city dan forest city demi kelestarian ekosistem di sekitar pembangunan IKN agar tetap lestari, saya rasa ini konsep sangat baik," paparnya.
Dipilihnya Benua Etam sebagai wilayah IKN wujud kepedulian pemerintah dalam hal pemerataan pembangunan yang dapat dirasakan seluruh masyarakat. "Sekaligus kami mendukung pelestarikan budaya dan adat istiadat masyarakat di sekitar lokasi pembagunan IKN agar tetap lestari," harap Noviandra.
"Kami berkomitmen menjaga persatuan dan kesatuan di wilayah Propinsi Kaltim, agar situasi Kamtibmas di Kaltim tetap kondusif demi keberlangsungan pembangunan IKN," tutup Noviandra.
Editor: Aspian Nur