Kasatreskrim Polres Paser AKP Supriyadi mengatakan, berdasarkan keterangan Buhari, ia bermaksud menjemput istrinya yang pada saat itu berada di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Tanah Grogot.
Namun pada setibanya di jalan Desa Senaken, Buhari secara mendadak di serang oleh J yang mengarahkan senjata tajam ke perutnya. Beruntung buhari sempat menangkis dengan menggunakan tangan kanan.
"Pada saat korban hendak menjemput istrinya dengan sepeda motor, J yang tanpa sebab menyerang Buhari dengan menggunakan sajam jenis badik dan melukai tangan Buhari," ucap Supriyadi.
Selanjutnya Buhari melarikan diri menuju Polres Paser dan melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian. Setibanya di lokasi, pihak kepolisian melakukan upaya pengamanan terhadap J yang masih mengamuk.
Dalam upaya mengamankan J, pihak kepolisian beberapa kali memberikan tembakan ke udara sebagai peringatan. Namun J masih saja mengamuk, hingga akhirnya J dapat dilumpuhkan saat terdesak.
"Saat J berhasil diamankan, personel langsung membawa J ke Polres Paser. Namun belum bisa dimintai keterangan, karena masih dibawah pengaruh obat," jelasnya.
Disampaikan juga, selain buhari juga terdapat seorang korban lagi Jamile yang mengalami luka tusuk di bagian dada sebelah kiri. Hingga saat ini belum bisa dimintai keterangan.
"Ada dua korban dalam peristiwa ini, satu warga mengalami luka di bagian tangan kanan dan satu lagi mengalami luka tusuk di dada kiri. Sampai saat ini belum bisa dimintai keterangan," pungkasnya.
Penulis: Dwi Cahyo
Editor: Supiansyah