"Keberadaan rumah quran ini memang untuk mencetak generasi hafiz dan hafizah di Kabupaten Paser. Memanfaatkan momen Ramadan kami berupaya untuk meningkatkan pelatihan dengan lebih intensif," ucap Said Hamdi, Minggu (10/4/2022).
Pelatihan tahfiz Intensif tersebut dilaksanakan selama 20 hari yang telah dimulai sejak 6 April 2022 lalu. Untuk jumlah santri di rumah tahfiz quran saat ini mencapai 65 orang. 40 santri mengikuti program tilawati dan 25 santri lagi mengikuti program tahfiz.
"Setiap hari seluruh santri mengikuti pelaksanaan pelatihan, baik itu tilawati maupun tahfiz, " terangnya.
Ketua Yayasan Rumah Quran Umar Bin Khatab, Dedi Yusuf menjelaskan bahwa, proses pembelajaran di Rumah Quran Umar Bin Khatab dilakukan dengan pembagian santri menjadi tiga kelas. Yakni, Kelas Mandiri, Kelas Mentoring dan Kelas Tahfiz-Tahsin.
"Ada tiga kelas yang kami laksanakan, setiap kelas didampingi oleh tiga ustaz dan ustazah. Yaitu alumni dari Markaz Qur'an Jakarta, Alumni Hafidz Qur'an Trubus Iman, dan dari Raudhatul Qolbi Paser," jelasnya.
Ketua Rumah Qur'an Yamin Syam menambahkan bahwa salah satu putri Kabupaten Paser yang saat ini mengikuti Hafiz Indonesia 2022, Haura Nissa Fathimah, juga mengikuti program Pelatihan Tahfiz Intensif Ramadan.
"Semoga ini bisa menjadi motivasi bagi anak di Kabupaten Paser agar lebih mempelajari Keislaman dan bisa semangat menjadi penghafal quran," harapnya.
Penulis : Dwi Cahyo
Editor: Supiansyah