Saat itu, korban, Theresia Nona Vonyi sedang mengendarai motor N-Max KT 4951 ST. Saat tengah melaju ia menyenggol sisi kiri dump truk berpelat KT-8114-EM yang melaju searah.
Saat kecelakaan itu, sopir truk, Heri Rahman (30) sempat berhenti, namun ia dicegah oleh warga dan menyarankan agar ia menyerahkan diri ke Polsek Kuaro yang jaraknya sekitar 500 meter dari TKP.
“Sopir truk melaporkan secara langsung ke Polsek Kuaro,” kata Hari Prnomo, Kamis (31/3/2022).
Dari keterangan sejumlah saksi di TKP, lanjut Kasat, korban saat itu berusaha mendahului truk melalui sisi kiri, namun ia menyenggol bodi truk dan akhirnya terjatuh.
“Sementara pengendara jatuh ke sisi kanan motor dan berada tepat di jalur ban truk,” jelas Hari Prnomo.
Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Kuaro yang jaraknya sekitar 200 meter dari TKP, tetapi nyawanya tak tertolong.
“Setelah personel Kepolisian tiba di lokasi kejadian, karban langsung di bawa ke Puskesmas. Tapi di Puskesmas tersebut, tim medis menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia,” terangnya.
Polisi telah mengamankan truk dan motor yang terlibat kecelakaan. Sementara sopir masih dalam pemeriksaan.
Kasat menghimbau masyarakat agar lebih waspada waspada dan berhati-hati saat berkendara.
“kami harap seluruh pengendara bisa lebih waspada saat mengendarai kendaraan di jalan raya. Banyak faktor yang bisa menyebabkan laka, tapi sebisa mungkin faktor tersebut dihindari,” imbuhnya.
Penulis: Dwi Cahyo
Editor: Supiansyah