Sebelum dilaksanakan relokasi pedagang, Wakil Bupati Paser Syarifah Masitah Assegaf melaksanakan sidak di Pasar terbesar di Paser tersebut untuk mengetahui dan mendengar langsung keluhan pedagang dengan kondisi pasar yang ada.
"Kami berusaha untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Kami ingin menata pasar ini supaya pasar ini tidak terlihat kumuh," ucap Syarifah Masitah Assegaf kepada Korankaltim.com Selasa (15/2/2022) hari ini.
Ada 170 lebih pedagang yang harus direlokasi dan pemkab juga berencana membuatkan akses guna mempermudah pedagang dan pembeli menuju lahan yang telah disediakan oleh pengelola pasar agar kekhawatiran pedagang karena sepi pembeli bisa teratasi.
"Kami sudah sampaikan kepada dinas untuk membuatkan lagi akses untuk mempermudah pedagang dan pembeli menuju lokasi lahan yang telah disediakan," papar Masitah.
Relokasi pedagang akan berlangsung Rabu (16/2/2022) malam ini karena sejak subuh hari pedagang sayur sudah mulai berdatangan.
"Malam ini akan kami laksanakan relokasi. Makanya sebelum dilaksanakan relokasi kami perlu berkomunikasi dulu ke pedagang untuk mengetahui apa saja yang menjadi keluhan mereka," paparnya.
Setiap keluhan pedagang akan diupayakan untuk dipenuhi agar memberikan keluasaan kepada pedagang.
"Kami harap pedagang juga bisa memahami apa yang menjadi harapan pemerintah. Supaya semua bisa berjalan dengan baik dan tanpa ada yang dirugikan," tutup Masitah. (*/kk)
Penulis: */Dwi Cahyo
Editor: Aspian Nur