Karena itulah Wakil Bupati Kartanegara Rendi Solihin mengunjungi kantor Wakil Bupati Paser Hj Syarifah Masitah Assegaf untuk membahas peranan Paser dan Kukar dalam pembangunan IKN.
“Kami berkoordinasi melaksanakan percepatan pembangunan, baik itu pembangunan di Paser maupun pembangunan di Kukar karena dua kabupaten ini yang bersinggungan langsung dengan keberadaan IKN nanti,” ucap Rendi Solihin kepada Korankaltim.com Jumat (4/2/2022) hari ini.
Paser dan Kukar akan jadi mitra keberadaan IKN sehingga pembangunan di dua daerah tersebut bisa terlaksana dengan merata. “Tidak cukup hanya dikatakan sebagai penyangga, perlu ditegaskan dua daerah ini merupakan mitra dari keberadaan IKN. Karena itu kami berharap dengan keberadaan IKN nanti dapat memberikan dampak pembangunan yang merata,” jelasnya.
Sementara Syarifah Masitah Assegaf menyambut baik kedatangan Rendi Solihin beserta rombongan pemerintahan Kutai Kartanegara dan sependapat dengan apa yang telah diutarakan Rendi. Menurutnya, masyarakat Paser dan Kukar tidak boleh hanya menjadi penonton.
“Kami tidak menginginkan masyarakat Paser hanya sebagai penonton. Makanya kami tidak menginginkan dikatakan sebagai penyangga, harus sebagai mitra, supaya kami juga bisa mengusulkan program pembangunan skala prioritas, guna mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ucap Masitah.
Dengan hadirnya IKN di Kalimantan Timur menuntut masyarakat untuk bisa lebih berkembang lagi. Untuk itu perlu dilakukan persiapan bagi setiap masyarakat Paser agar mempunyai daya saing tinggi. (*/kk)
Penulis: */Dwi Cahyo
Editor: Aspian Nur