Syarifah Masitah menyampaikan tujuannya ke lokasi ini untuk menindaklanjuti instruksi Bupati Paser dr Fahmi Fadli agar meninjau langsung desa-desa yang terdampak banjir. Terutama di Desa Muara Lambakan dan Desa Kepala Telake, Kecamatan Long Kali.
"Berdasarkan arahan Bupati Paser, makanya kami meninjau beberapa titik yang terkena banjir. Sekaligus menyalurkan bantuan berupa sembako kepada warga," ujar Syarifah Masitah, Rabu (6/10/2021).
Ia mengakui rombongan tidak bisa mencapai Desa Muara Lambakan dan Desa Muara Telake. Hal tersebut dikarenakan jembatan Sungai Sangar terputus akibat banjir besar.
Sebanyak 88 KK dengan 97 jiwa di Desa Muara Lambakan dan 5 KK dengn 12 jiwa di Desa Muara Telake masih terisolir.
"Niatannya kami ingin mencapai Desa Muara Lambakan sama Desa Muara Telake tapi karena jembatannya putus ya kami harus putar balik," jelasnya.
Dengan putusnya jembatan tersebut, Wabup mengaku telah melaporkan kepada Bupati Paser, selanjutnya akan dikoordinasikan melalui dinas terkait untuk segera melakukan penanganan.
"Akan dilaporkan ke pak Bupati dan akan dikoordinasikan ke dinas terkait, sehingga bisa segera dilakukan penanganan dan perbaikan," pungkasnya.
Penulis : Dwi Cahyo
Editor : Bambang Irawan