"Itu peristiwa di luar dari perkiraan kami, sudah ada upaya mediasi yang dilakukan Polres Paser dan kami menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa tersebut," ucap Heriansyah Idris, Sabtu (21/8/2021).
Dalam upaya mediasi yang dilakukan di Polres Paser diakui pihak keluarga dari warga yang menjadi korban pemukulan saat pelaksanaan operasi yustisi sudah saling memaafkan.
"Dari upaya mediasi sudah saling memaafkan. Jadi untuk proses lebih lanjutnya nanti kita lihat sama-sama. Yang jelas saat ini kami baik-baik saja," terangnya.
Sementara perwakilan pihak keluarga korban, Taher mengharapkan agar seluruh masyarakat tetap tenang dengan tidak membesar-besarkan peristiwa tersebut.
Ia juga berharap Satgas Covid-19 bisa melakukan evaluasi dan perbaikan dalam penanganan dan pengendalian Covid-19.
"Kami harap seluruh masyarakat agar bisa tetap tenang, jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bersama. Kami juga berharap pihak Satgas Covid-19 agar bisa melakukan evaluasi, sehingga peristiwa serupa tidak lagi terjadi ke depannya," ucap Taher.
Penulis : Dwi Cahyo
Editor : Bambang Irawan