Plt Camat Tanjung Harapan Sudarsono menyampaikan infrastruktur jalan memang menjadi perhatian dan prioritas utama dari Bupati dan Wakil Bupati Paser. Mengingat dengan bagusnya kualitas jalan, juga mempermudah pendistribusian material atau perangkat pemasangan jaringan listrik.
“yang utama itu infrastruktur jalan. Kalau jalan sudah bagus dan mudah dilewati, maka perkembangan lainnya bisa segera menyusul,” ucap Sudarsono, Jumat (6/8). Untuk di wilayah Kecamatan Tanjung Harapan masih terdapat lima desa yang belum teraliri listrik PLN yakni Desa Keladen, Desa Labuang Kallo, Desa Selengot, Desa Random dan Desa Senipah. Di tahun 2022 kelima desa tersebut sudah bisa menikmati pelayanan listrik PLN.
"Ya untuk jalan, sudah ada progres untuk bisa mengarah ke Desa Tanjung Aru, beberapa titik jalan sudah diperbaiki. Semoga saja kabarnya di tahun 2022 lima desa kami sudah bisa teraliri listrik PLN," kata Sudarsono.
Dijelaskan perbaikan jalan tersebut merupakan akses antar kecamatan Batu Engau - Tanjung Harapan. Diantaranya ruas jalan di Desa Mengkudu, Tampakan, Lomu, Riwang dan Pengguren Jaya untuk di wilayah Kecamatan Batu Engau.
Kemudian nantinya berlanjut ke Desa Keladen, Random, Senipah dan Tanjung Aru untuk di wilayah Kecamatan Tanjung Harapan. "Mudah-mudahan untuk pelaksanaan tetap bisa terlaksana. Karena dengan infrastruktur jalan bagus, tak hanya mempermudah pendistribusian listrik. Namun juga akses atau pendistribusian produk hasil usaha tani," jelasnya.
Saat ini masyarakat masih menikmati listrik dengan memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), diesel, bahkan genset. "Untuk listrik memanfaatkan PLTS komunal yang hanya mampu mengaliri listrik di Desa Labuang Kallo. Listrik PLN baru ada di Desa Tanjung Aru dan Lori. Sementara desa lainnya masih menggunakan tenaga diesel yang dikelola desa menggunakan APBDes dan sebagian iuran dari masyarakat," pungkasnya. (*/kk)
Penulis : */Dwi cahyo
Editor : Bambang Irawan