“kami berupaya untuk meningkatkan kedisiplinan dan kualitas kinerja pegawai di lingkungan pemerintahan Kabupaten Paser. Tentunya dengan harapan dapat mendukung pencapaian Visi dan misi Kabupaten Paser saat ini di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Paser saat ini,” beber Suwito. Rabu (19/5)
Ia menjelaskan, selama ini pelaksanaan absensi pegawai dilakukan secara manual, sehingga sangat mudah untuk dimanipulasi. Untuk saat ini pihaknya telah mengganti pelaksanaan absensi yang berbasis online dan menggunakan android. Setiap pegawai nantinya hanya bisa melakukan absensi di batas radius tertentu yang hanya berada di dalam kantornya.
Dengan demikian setiap pegawai dipastikan hadir di kantor untuk melakukan absensi. “Dengan menggunakan metode absensi berbasis online ini maka setiap pegawai tidak lagi bisa memanipulasi kehadirannya. Termasuk juga berkaitan dengan ketepatan waktu melaksanakan absensi,” jelasnya.
Jika terdapat keterlambatan dalam melaksanakan absensi sendiri, ia menegaskan bahwa semua akan terekam dengan jelas dalam Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) berbasis kinerja. “Jika tidak tepat waktu maka akan langsung berpengaruh pada TPP kinerjanya,” tegasnya.
Sementara itu beberapa pegawai di lingkungan protokol dan humas pemerintah kabupaten Paser mengaku bahwa pihaknya sangat mendukung dan terbantu dengan adanya ketetapan tersebut. Kami sangat mendukung upaya yang saat ini telah dimulai oleh pemerintah Kabupaten Paser dalam menata pegawai.
Dengan adanya E-presensi dan SKP Online sangat membantu terhadap kinerja dan hasil serta pengawasan dalam pencapaian kinerja. Jadi apa yang kami lakukan tidak hilang dan bahkan tetap terjaga,” ucap Lina fitriyanti salah satu staf pelaksana dengan jabatan pranata humas ahli pratama Pemkab Paser.
Sementara itu Kasubag Protokol Yatiman mengatakan bahwa dengan diterapkan metode tersebut tentu diharapkan adanya peningkatan pada kinerja setiap pegawai. Namun demikian ia mengakui metode tersebut juga masih terdapat kendala, salah satunya berkaitan dengan error yang terjadi pada saat setiap pegawai melaksanakan absensi secara bersamaan di menit terakhir.
“Ada kendala yang terkadang terjadi, misalnya error bahkan tidak terbaca absensi pegawai dikarenakan pegawai melaksanakan absensi diwaktu yang bersamaan di menit terakhir. Mungkin ini perlu ada peningkatan kemampuan server absensi,” tandasnya.[]
Penulis : */Dwi Cahyo
Editor : Rusdi