Dalam pidato perdananya usai terpilih, Anderiy menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi olahraga tertinggi di Benua Etam tersebut.
Menurutnya, amanah yang diterimanya bukan sekadar sebuah jabatan, melainkan tanggung jawab besar untuk membawa olahraga Kaltim semakin maju, profesional, dan mampu mencetak prestasi yang lebih tinggi di tingkat nasional maupun internasional.
“Saya menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepada saya untuk memimpin KONI Kaltim periode 2026–2030. Bagi saya, amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi merupakan tanggung jawab besar untuk membawa olahraga Kalimantan Timur menjadi lebih maju, lebih profesional, dan lebih berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Anderiy memaparkan visi kepemimpinannya, yakni mewujudkan KONI Kaltim yang mandiri, transparan, dan profesional.
Untuk mencapai visi tersebut, ia menyiapkan lima misi strategis yang akan menjadi arah pembangunan olahraga daerah selama empat tahun ke depan.
Misi pertama adalah melakukan restrukturisasi dan efisiensi tata kelola organisasi. Anderiy menegaskan pentingnya penerapan prinsip “low cost, high impact”, sehingga setiap anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung kebutuhan atlet dan pelatih.
Ia menekankan, penggunaan anggaran harus lebih efektif dan tepat sasaran, dengan prioritas utama pada peningkatan kualitas pembinaan olahraga.
Misi kedua adalah modernisasi sport science atau ilmu pengetahuan olahraga. Menurutnya, pemanfaatan teknologi menjadi kebutuhan penting dalam menciptakan atlet-atlet berprestasi.
Melalui pendekatan sport science, KONI Kaltim akan melakukan pemetaan potensi atlet secara lebih akurat, menyusun program pembinaan berbasis data, serta mengoptimalkan proses latihan agar lebih efektif tanpa pemborosan sumber daya.
“Teknologi olahraga harus menjadi bagian penting dalam pembinaan prestasi. Dengan pendekatan yang tepat, kita dapat memetakan potensi juara dan meningkatkan kualitas pembinaan secara berkelanjutan,” katanya.
Ketiga, adalah membangun kemitraan strategis di luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan sektor swasta dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) guna mendukung pembinaan olahraga di Kaltim.
Salah satu program yang akan dikembangkan adalah skema “Bapak Angkat Cabang Olahraga”, yang memungkinkan perusahaan dan mitra strategis ikut berperan dalam pembinaan cabang olahraga tertentu.
Melalui pola tersebut, KONI Kaltim diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap pendanaan pemerintah sekaligus memperluas sumber dukungan bagi atlet dan organisasi olahraga.
Keempat adalah penguatan mentalitas juara bagi atlet dan pelatih. Anderiy menilai prestasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh karakter, integritas, dan semangat juang yang kuat.
Karena itu, pihaknya akan menanamkan nilai-nilai integritas, disiplin, dan militansi kepada seluruh insan olahraga di Kaltim agar mampu bersaing dan meraih prestasi terbaik di berbagai ajang.
Sementara itu, misi kelima berfokus pada standarisasi dan peningkatan kualitas pelatih daerah melalui program sertifikasi internasional. Langkah ini dilakukan untuk menciptakan kemandirian dalam pengembangan teknik dan metode pelatihan.
Menurut Anderiy, keberadaan pelatih lokal yang kompeten dan berstandar internasional menjadi faktor penting dalam mencetak atlet berprestasi tanpa harus bergantung pada konsultan atau tenaga ahli dari luar daerah maupun luar negeri.
Di akhir sambutannya, Anderiy juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) KONI Kaltim.
Meski sempat diwarnai dinamika dan ketegangan selama proses berlangsung, ia bersyukur forum tersebut dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan olahraga daerah.
“Alhamdulillahirabbilalamin, Musprov kali ini berjalan dengan lancar meskipun tadi sempat sedikit tegang. Namun pada akhirnya kita berhasil mencapai hasil yang insyaAllah menjadi langkah bersama untuk mengembangkan olahraga di Kaltim,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh elemen olahraga di Kaltim dapat bersatu, memperkuat sinergi, dan bekerja sama mewujudkan target-target prestasi yang telah ditetapkan.
“Semoga semua yang menjadi harapan dan keinginan kita bersama dapat terwujud demi kemajuan olahraga Kaltim,” tutupnya.
Editor: Erwin