Kondisi tersebut membuat Alsiyus dipastikan menjadi kandidat tunggal dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Kubar pada 11 Mei mendatang.
Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP), Bernadus Tomy Pili, menjelaskan selama masa penjaringan terdapat dua nama yang sempat mengambil formulir pendaftaran. Namun, hingga batas akhir pengembalian berkas pukul 16.00 WITA, hanya Alsiyus yang melengkapi dan menyerahkan seluruh persyaratan administrasi.
“Memang ada dua bakal calon yang mengambil formulir, tetapi sampai penutupan hanya satu yang mengembalikan berkas, yakni Pak Alsiyus,” ujarnya kepada Korankaltim.com.
Ia menjelaskan, berkas pencalonan yang masuk telah diverifikasi panitia, termasuk dukungan dari cabang olahraga (cabor). Dari total 39 dukungan yang diserahkan, dua di antaranya dinyatakan tidak sah setelah proses verifikasi.
“Dukungan yang sah berjumlah 37 cabor. Jumlah itu sudah sangat memenuhi syarat minimal dukungan 20+1,” katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Ketua KONI Kubar, Lidwina, mengatakan tahapan selanjutnya adalah Musorkab yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Mei. Setelah itu, pengurus baru direncanakan langsung dilantik pada 12 Mei sesuai arahan KONI Kaltim.
Di sisi lain, Alsiyus mengaku bersyukur atas dukungan besar yang diberikan para ketua cabor. Menurutnya, dukungan tersebut merupakan amanah yang harus dijaga dengan kerja nyata.
“Dukungan ini adalah kepercayaan besar dari teman-teman cabor. Jika dipercaya, saya siap membenahi manajemen organisasi dan memastikan tata kelola KONI berjalan lebih baik,” tegasnya.
Ia menambahkan, salah satu fokus utama jika terpilih nanti adalah memperkuat pembinaan olahraga dan mempersiapkan Kubar menghadapi ajang Porprov secara lebih maksimal.
Editor: Erwin