Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus refleksi menjelang berakhirnya masa bakti kepengurusan periode 2022–2026.
Ketua Umum KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut memiliki makna mendalam, terutama karena berada di penghujung masa kepemimpinannya.
“Empat tahun bukanlah waktu yang singkat, namun terasa cepat karena kita lalui dengan kerja keras dan dedikasi luar biasa,” ujarnya di hadapan para pengurus dan undangan yang hadir.
Dalam kesempatan itu, Rusdi menekankan tiga hal penting sebagai refleksi sekaligus arah ke depan bagi organisasi.
Pertama, pentingnya evaluasi diri dan membersihkan hati untuk memperkuat koordinasi internal. Menurutnya, halal bihalal tidak sekadar tradisi, tetapi menjadi momentum untuk menyatukan hati dan memperbaiki komunikasi yang mungkin sempat terhambat selama menjalankan tugas organisasi.
“Saya percaya jika hati kita bersih dari prasangka dan ego pribadi, maka koordinasi antarbidang di KONI Kaltim akan jauh lebih ringan. Organisasi yang hebat dimulai dari keselarasan hati para pengurusnya,” tegasnya.
Poin kedua yang disampaikan adalah pentingnya kekuatan kolektif dalam mencapai prestasi. Dia menegaskan keberhasilan atlet tidak berdiri sendiri, melainkan hasil dari sistem yang solid dan kerja sama seluruh elemen organisasi.
“Prestasi tidak lahir dari satu orang, tetapi dari satu sistem yang kuat. Kita adalah satu keluarga besar, satu komitmen, dan satu perjuangan. Tidak ada bidang yang lebih penting dari yang lain, semuanya saling menguatkan,” jelasnya.
Sementara itu, poin ketiga menyoroti pentingnya menjaga posisi Kaltim sebagai barometer olahraga, khususnya di luar Pulau Jawa.
Meski masa bakti segera berakhir, ia berharap semangat kebersamaan tetap terjaga dan menjadi fondasi untuk menghadapi tantangan ke depan.
“Tantangan akan semakin berat, namun dengan pondasi ‘satu KONI’ yang telah kita bangun, saya yakin Kaltim akan terus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang membanggakan,” ungkapnya optimistis.
Di akhir sambutannya, Rusdi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jajaran pengurus atas segala kekurangan selama masa kepemimpinannya. Ia juga mengucapkan terima kasih atas loyalitas dan kerja sama yang telah terjalin selama ini.
“Saya mohon maaf lahir dan batin jika selama memimpin terdapat tutur kata maupun kebijakan yang kurang berkenan. Terima kasih atas dedikasi dan kebersamaan kita,” tuturnya.
Editor: Erwin