Kegiatan tersebut dipusatkan di Stadion Aji Imbut dan dilaksanakan setiap Minggu pagi. Latihan ini bertujuan menjaga stamina, kebugaran, serta kesiapan wasit dalam memimpin pertandingan di berbagai level kompetisi.
Ketua Askab PSSI Kukar, Thauhid Afrilian Noor, didampingi perwakilan wasit Fredy, menyebutkan bahwa jumlah wasit di Kukar saat ini mencapai sekitar 120 orang yang tersebar di berbagai wilayah.
“Wasit Kukar rutin menjaga fisik, stamina dan kebugaran secara bersama-sama setiap Minggu pagi di Stadion Aji Imbut,” katanya kepada korankaltim.com, Minggu (29/3/2026).
Ia menjelaskan, para wasit tersebut memiliki jenjang lisensi yang beragam, mulai dari level C3 (kabupaten), C2 (provinsi), hingga C1 (nasional). Hal ini menunjukkan bahwa kualitas sumber daya wasit di Kukar terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Tak hanya itu, Kukar juga memiliki wasit yang aktif bertugas di level nasional. Salah satunya adalah Aan Fahrizal, yang berasal dari Desa Separi, Tenggarong Seberang.
Aan Fahrizal diketahui kerap dipercaya menjadi perangkat pertandingan dalam berbagai ajang, termasuk kompetisi usia 17 tahun yang dikenal dengan nama EVA Borneo di Kota Samarinda.
Keberadaan wasit-wasit berlisensi hingga tingkat nasional ini menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan Askab PSSI Kukar berjalan konsisten dan berkelanjutan. Selain meningkatkan kualitas individu, kegiatan latihan rutin ini juga menjadi ajang mempererat solidaritas antarwasit.
Dengan disiplin menjaga kebugaran dan terus mengasah kemampuan, para wasit Kukar diharapkan mampu menjaga integritas pertandingan sekaligus mengharumkan nama daerah di kancah sepak bola nasional.
“Menjaga fisik stamina bagi kami para wasit ini sebagai wujud pentingnya menjaga kualitas persepakbolaan di Kutai Kartanegara,” pungkasnya.
Editor: Erwin