Dalam kesempatan yang sama, Agus juga menyambut kepulangan dua atlet gulat Kaltim, Zainal dan Ansar, yang telah menyelesaikan pendidikan di Akademi Militer (Akmil), Magelang. Keduanya diketahui menerima penghargaan sebagai perwira karier setelah meraih medali pada SEA Games 2025.
Agus menyampaikan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan pengurus pusat kepada atlet dan pelatih asal Kaltim.
Aliansyah dan Badriansyah ditunjuk mewakili Indonesia pada ajang Asian Games yang rencananya digelar di Tokyo, Jepang.
“Ini menjadi kebanggaan bagi Kaltim. Salah satu atlet dan pelatih kita dipercaya untuk mewakili Indonesia. Kami berharap mereka bisa mengikuti seluruh rangkaian pelatnas dengan baik dan penuh semangat,” ujar Agus, Jumat (27/3/2026).
Ia menjelaskan, masa pelatnas diperkirakan berlangsung selama enam bulan, dengan dua bulan awal dilaksanakan di Indonesia, sementara sisanya berpotensi digelar di luar negeri menyesuaikan program pelatihan nasional.
Agus pun menaruh harapan besar agar Aliansyah mampu menorehkan prestasi terbaik, bahkan bisa kembali meraih medali emas.
“Mudah-mudahan bisa membawa pulang emas dari Tokyo. Itu tentu akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kaltim dan Indonesia,” tambahnya.
Selain itu, Agus juga memberikan pesan khusus kepada Zainal dan Ansar yang kini meniti karier di lingkungan TNI Angkatan Darat (AD). Ia menekankan pentingnya menjaga disiplin dan terus berlatih agar prestasi tetap terjaga.
“Di lingkungan militer, disiplin harus lebih ditingkatkan. Jangan sampai justru menurun. Prestasi yang sudah diraih harus dipertahankan dan ditingkatkan,” tegasnya.
Terkait dukungan dari Pengprov PGSI Kaltim, Agus memastikan pihaknya akan terus memberikan dukungan penuh, baik secara moril maupun sesuai kemampuan organisasi.
“Kami pasti mendukung dan mendoakan. Kalau ada yang bisa kami bantu, tentu akan kami upayakan sesuai kemampuan,” tutupnya.
Editor: Erwin