Ketiganya kini menjalani pendidikan dan pelatihan di Akademi Militer (Akmil), yaitu dua atlet gulat Zainal Abidin dan Anshar serta satu atlet kabaddi Iriansyah.
Ketiganya dinilai berhasil mengharumkan nama bangsa setelah meraih medali pada ajang olahraga terbesar Asia Tenggara tersebut.
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (Kabid PPO) Dispora Kaltim Rasman Rading mengapresiasi tinggi atas perhatian pemerintah pusat terhadap atlet berprestasi.
“Kami mengapresiasi penghargaan yang diberikan oleh pemerintah pusat melalui Bapak Presiden Prabowo untuk menjadikan mereka bagian dari militer. Ini memiliki makna besar dari sebuah perjuangan panjang. Ternyata ada hasil nyata yang bisa diraih dari proses tersebut,” kata Rasman Senin (2/3/2026).
Pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kaltim. Atlet daerah mampu menembus level nasional hingga internasional dan memperoleh pengakuan negara.
“Ini kebanggaan buat Kaltim. Kehadiran mereka sebagai atlet nasional di level internasional ternyata hasilnya tidak kaleng-kaleng. Mereka mendapat predikat masuk kategori militer sebagai bentuk apresiasi negara,” ujarnya.
Rasman berharap agar ketiga atlet tersebut nantinya tetap ditugaskan di Kaltim. Hal itu dinilai penting agar keberhasilan mereka dapat menjadi inspirasi langsung bagi generasi muda daerah.
“Kami minta agar mereka tetap ditugaskan di Kaltim. Atlet itu punya fungsi inspiratif. Kalau dia berhasil, keberhasilannya harus bernilai bagi yang lain. Harus menjadi trigger,” sebut Rasman lagi.
Keberhasilan atlet yang berujung pada jaminan karier dan kesejahteraan akan memicu lahirnya atlet-atlet baru.
“Biar anak-anak didik yang lain melihat atlet itu menjanjikan. Ada masa depan, ada kesejahteraan. Ketika mereka melihat atlet bisa diangkat menjadi militer, maka akan tumbuh atlet-atlet baru yang mengikuti jejak mereka. Tapi tentu melalui proses panjang. Tidak ada yang instan,” sebutnya.
Terkait kemungkinan pemberian bonus atas medali yang diraih di SEA Games, Rasman memastikan pihaknya tengah mengajukan nama-nama atlet tersebut kepada Gubernur Kaltim.
“Sudah kita ajukan. Pak Gubernur sudah meminta agar nama-namanya disampaikan. Tentu ada mekanisme dan standar yang harus dipenuhi sesuai ketentuan pemerintah,” tutupnya.
Editor: Aspian Nur