Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Rasman Rading, usai melakukan konfirmasi dengan Plt Kepala Dispora Kaltim, Muhammad Faisal.
“Alhamdulillah, seluruh kabupaten dan kota Insyaallah bisa hadir. Awalnya memang ada beberapa daerah yang menyampaikan kendala, namun akhirnya semua memastikan kehadiran,” ujar Rasman, Selasa (10/2/2026).
Rakor ini difokuskan pada pembahasan kesiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-VIII/2026. Dalam forum tersebut, Dispora Kaltim akan memastikan kabupaten/kota mana saja yang telah menganggarkan pelaksanaan Porprov dan daerah yang belum menyiapkan anggaran.
“Ini penting untuk memetakan kesiapan daerah, sekaligus menentukan skema pembiayaan. Apakah nanti dialokasikan melalui anggaran masing-masing kabupaten/kota atau dari provinsi,” jelasnya.
Selain itu, Rakor juga akan membahas mekanisme pendanaan kegiatan Porprov, termasuk kemungkinan pemberian hibah langsung kepada daerah atau pelaksanaan kegiatan yang dibiayai langsung oleh Dispora Kaltim.
“Kami ingin ada kepastian. Jangan sampai keputusan molor, karena berdasarkan alur pelaksanaan, Porprov memang harus digelar di 2026,” sebutnya.
“Jika bergeser, akan berbenturan dengan agenda Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Nasional (PON) pada 2027,” tambahnya.
Tidak hanya membahas olahraga, Rakor juga menjadi ajang sinkronisasi program kepemudaan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.
Beberapa kegiatan kepemudaan yang dilaksanakan di daerah akan diselaraskan dengan agenda provinsi, termasuk penjadwalan kegiatan bersama.
“Salah satunya adalah sosialisasi Indeks Pembangunan Pemuda (IPP). Ini akan kita sinkronkan agar pelaksanaannya lebih efektif dan terkoordinasi,” tambahnya.
Rakor tersebut rencananya akan dihadiri para Kepala Dispora kabupaten/kota. Terkait kehadiran pimpinan daerah, Rasman menyebut masih menunggu kepastian apakah akan dihadiri langsung oleh Gubernur Kaltim.
Untuk memperkuat kebersamaan dan keakraban antarpeserta, Dispora Kaltim juga akan menggelar pertandingan persahabatan di sela-sela Rakor.
Cabang olahraga (cabor)yang dipertandingkan antara lain pickle ball, catur, tenis meja, bulu tangkis, hingga domino.
“Pertandingan ini untuk seluruh kepala dinas dan perwakilan kabupaten/kota yang hadir. Tujuannya membangun kebersamaan sekaligus suasana yang lebih cair dalam koordinasi,” pungkasnya.
Editor: Erwin