Kegiatan ini dirangkai dengan Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) serta diskusi dan penyusunan program kerja IPF Kukar Tahun 2026.
Acara yang dihadiri sekitar 75 peserta tersebut turut dihadiri Ketua Umum IPF Kalimantan Timur Andi Faizal Sofyan Hasdam, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kukar Aji Ali Husni selaku perwakilan Bupati Kukar, Ketua KONI Kukar Chairil Anwar, unsur TNI-Polri, serta pengurus dan atlet pickleball Kukar.
Pelantikan pengurus IPF Kukar dilakukan oleh Ketua Umum IPF Kaltim dan menetapkan Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani sebagai Ketua IPF Kukar.
Ahmad Yani menegaskan komitmen IPF Kukar untuk memasyarakatkan pickleball hingga ke sekolah-sekolah, pemerataan fasilitas di setiap kecamatan, pembangunan infrastruktur pendukung, serta sinergi dengan dunia usaha melalui program CSR.
“Pembinaan usia dini dan manajemen organisasi yang profesional menjadi kunci prestasi berkelanjutan,” terang Ahmad Yani dikonfirmasi Korankaltim.com, Minggu (8/2/2026).
Pada kegiatan ini, Ketua IPF Kaltim Andi Faizal Sofyan Hasdam menekankan pentingnya fasilitas dan kesiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Penajam Paser Utara. Ia juga mendorong agar pickleball masuk sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.
Sementara itu, Ketua KONI Kukar Chairil Anwar mengingatkan pentingnya tata kelola organisasi dan pendanaan yang sehat.
Menurutnya, pemerataan pembinaan atlet hingga wilayah hulu serta keterlibatan sektor swasta menjadi agenda strategis ke depan.
Bupati Kutai Kartanegara melalui sambutan yang dibacakan Aji Ali Husni menyampaikan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap IPF Kukar. Pemkab berharap IPF Kukar mampu membangun organisasi yang profesional, transparan, serta aktif menggelar event untuk meningkatkan prestasi atlet dan partisipasi masyarakat.
“Saya berharap kepengurusan IPF Kabupaten Kutai Kartanegara dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan semangat untuk kemajuan olahraga serta kemanfaatan bagi masyarakat luas,” tegas Aji Ali Husni membacakan sambutan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri.
Editor: Erwin